“Analisis Pengaruh Penggunaan Zat Aditif (WETFIX- BE) Pada Campuran Split Mastic Asphalt (SMA) Terhadap Karakteristik Marshall

NOMNAFA, Esti A. P. (2018) “Analisis Pengaruh Penggunaan Zat Aditif (WETFIX- BE) Pada Campuran Split Mastic Asphalt (SMA) Terhadap Karakteristik Marshall. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
FILE ABSTRAK.pdf

Download (492kB)
[img] Text
FILE BAB I.pdf

Download (113kB)
[img] Text
FILE BAB II.pdf

Download (323kB)
[img] Text
FILE BAB III.pdf

Download (114kB)
[img] Text
FILE BAB IV.pdf

Download (602kB)
[img] Text
FILE BAB V.pdf

Download (153kB)

Abstract

Campuran split mastic asphalt merupakan lapis permukaan dengan jenis perkerasan bergradasi terbuka, yang terdiri dari agregat kasar (split) yang tinggi, campuran agregat halus, bahan pengisi (filler) dan dengan kadar aspal yang relatif tinggi. Kerusakan- kerusakan yang sering terjadi pada lapis permukaan yaitu pembebanan secara berulang yang menyebabkan perkerasan lapis permukaan sering mengalami kerusakan. Kerusakan seperti cracking, deformasi, pengaruh cuaca seperti air, lubang dan sebagainnya. Oleh karena itu, lapis permukaan salah satu cara yang dilakukan untuk meningkatkan keawetan dari lapis permukaan maka ditambahkan zat aditif (wetfix-be). Wetfix-be merupakan zat aditif yang digunakan untuk meningkatkan kohesi atau kelekatan dan ikatan butiran antara agregat dan aspal, serta mengurangi efek negatif dari air sehingga menghasilkan beton aspal yang berdaya lekat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai parameter Marshall dan nilai durabilitas dari campuran split mastic asphalt akibat dari pengaruh zat aditif tersebut. Setelah menentukan nilai kadar aspal optimum kemudian wetfix-be ditambahkan 0,00%; 0,30%; 0,60%. Penelitian ini menunjukkan bahwa niali stabilitas meningkat dengan bertambahnya kadar wetfix-be 0,30%, tetapi saat penambahan hingga 0,60% nilai stabilitas mengalami penurunan. Nilai flow dan Nilai VFB meningkat dengan bertambahnya kadar wetfix-be dari 0,30% dan 0,60%. Sedangkan,Nilai VIM dan Nilai VMA menurun dengan bertambahnya kadar wetfix-be dari 0,30% dan 0,60%. Untuk hasil uji durabilitas diketahui bahwa Pada penambahan wetfix-be 0,00% diperoleh nilai durabilitas sebesar 106,096%. Setelah dilakukan penambahan wetfix-be 0,30% nilai durabilitas meningkat sebesar 106,647%. Dan ketika ditambah wetfix-be 0,60% nilai durabilitas menurun sebesar 105,900%. Nilai durabilitas tertinggi diperoleh pada penambahan wetfix-be sebesar 0,30% yaitu 106,647%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Split Mastic Asphalt, Wetfix-Be, Durabilitas
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Andreas M. Pati
Date Deposited: 06 Dec 2019 03:02
Last Modified: 06 Dec 2019 03:02
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/953

Actions (login required)

View Item View Item