Perencanaan Pengembangan Landasan Pacu (Runway) Dan Landas Hubung (Taxiway) Pada Bandar Udara A. A. Bere Tallo, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur

KOTADIA, Conny Junia (2018) Perencanaan Pengembangan Landasan Pacu (Runway) Dan Landas Hubung (Taxiway) Pada Bandar Udara A. A. Bere Tallo, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
FILE ABSTRAK.pdf

Download (453kB)
[img] Text
FILE BAB I.pdf

Download (145kB)
[img] Text
FILE BAB II.pdf

Download (466kB)
[img] Text
FILE BAB III.pdf

Download (152kB)
[img] Text
FILE BAB IV.pdf

Download (916kB)
[img] Text
FILE BAB V.pdf

Download (65kB)

Abstract

Bandar Udara A.A Bere Tallo yang berada pada Kabupaten Belu merupakan bandar udara yang berada pada perbatasan antar dua negara. Bandar Udara tersebut merupakan bandar udara domestik kelas III yang saat ini dilayani oleh pesawat bertipe ATR 72-600 dan Cesna Caravan. Dengan eksisting lalu lintas bandar udara yang didapat Kementerian Perhubungan Direktorat Jendral Perhubungan Udara dari tahun 2011-2016 sebanyak 2.745 pergerakan pesawat, 125936 pergerakan penumpang, 531.067 kg pergerakan bagasi dan 657.014 kg pergerakan kargo. Sesuai dengan proyeksi pertumbuhan penumpang dengan menggunakan metode regresi multi linear untuk tahun rencana (11 tahun) yang akan datang, akan terjadi peningkatan jumlah pengguna jasa transportasi udara dari 74.709 jiwa menjadi 215.936 jiwa. Untuk memenuhi permintaan jasa pengguna tansportasi udara tersebut, dibutuhkan pula peningkatan sarana dan prasarana karena bandar udara tersebut akan mengakomodir pesawat bertipe boeing 737-200. Oleh sebab itu perlu dilakukan perubahan pada fasilitas landasan berupa perpanjangan landasan pacu (runway) dan landas hubung (taxiway) yang sesuai dengan pesawat rencana hingga mencapai tahun rencana (tahun 2028) dan kebutuhan tebal perkerasan yang sesuai dengan kondisi yang ada. Standar internasional yang dijadikan sebagai acuan metode perhitungan kebutuhan luasan landasan pacu dan landas hubung serta perencanaan tebal perkerasan landasan pacu adalah dengan menggunakan metode FAA. Hasil perhitungan perencanaan panjang runway dan taxiway didapat 2.150 meter dengan lebar runway 30 m serta lebar taxiway 18 m. Perhitungan tebal perkerasan total untuk daerah eksisting dengan nilai CBR sebesar 8,8% yang didapat dari cara manual adalah 21,5 inchi dengan pembagian sebagai berikut tebal lapis permukaan adalah 5 inchi, tebal lapis pondasi adalah 8 inchi dan tebal lapis pondasi bawah adalah 9 inchi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Runway, Taxiway, Metode FAA
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Andreas M. Pati
Date Deposited: 11 Dec 2019 05:06
Last Modified: 11 Dec 2019 05:06
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/981

Actions (login required)

View Item View Item