Pemberdayaan Kelompok Petani Sorgum Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Di Desa Lamabelawa Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur

MEO, Fotina (2024) Pemberdayaan Kelompok Petani Sorgum Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Di Desa Lamabelawa Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (782kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (336kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (243kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (229kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (946kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (610kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (92kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (459kB)

Abstract

Skripsi ini berjudul "Pemberdayaan Kelompok Petani Sorgum dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Desa Lamabelawa, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur." Rumusan masalah yang diajukan dalam skripsi ini adalah bagaimana pemberdayaan kelompok petani sorgum dapat meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga di Desa Lamabelawa, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur. Teori yang menjadi landasan dalam penelitian ini adalah teori pemberdayaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dari para informan dan data sekunder berupa dokumen terkait variabel penelitian. Teknik pengumpulan data melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan kelompok petani sorgum terwujud melalui berbagai kegiatan, antara lain: (1) Bina Manusia yang dilakukan oleh Yayasan Yaspensel, melibatkan kegiatan pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan terkait pemilihan varietas sorgum, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, hingga panen dan pasca-panen. (2) Bina Usaha melibatkan pemilihan varietas bibit sorgum yang sesuai dengan kondisi lingkungan Desa Lamabelawa dan pembentukan tiga kelompok tani sorgum. Pemerintah Desa juga turut mendukung pemberdayaan dengan memberikan bantuan alat dan mesin pertanian serta pupuk Top G2. (3) Bina Lingkungan mencakup pemberian lahan pertanian, kegiata n reboisasi, dan penertiban hewan ternak untuk menjaga keberlangsungan lingkungan yang berkelanjutan bagi tanaman sorgum. (4) Bina Kelembagaan, berupa pembentukan jaringan kerja sama antara Yayasan Yaspensel dan kelompok tani sorgum Desa Lamabelawa, melibatkan pendidikan, pelatihan, penyuluhan, dan pendampingan dalam seluruh proses budidaya sorgum, mulai dari penanaman hingga pasca panen. Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa Pemerintah Desa Lamabelawa dan Yayasan Yaspensel telah berperan signifikan dalam pemberdayaan kelompok petani sorgum untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga. Hal ini mencakup aspek Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan, dan Bina Kelembagaan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pemberdayaan, Kelompok Tani Sorgum, Desa Lamabelawa.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JC Political theory
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: S.IP Fotina Meo
Date Deposited: 20 Feb 2024 01:48
Last Modified: 20 Feb 2024 01:48
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/14896

Actions (login required)

View Item View Item