Pengembangan Wisata Rohani Dan Implikasinya Dalam Pemberdayaan Masyarakat (Studi pada Objek Wisata Rohani, Patung Bunda Maria Segala Bangsa Teluk Gurita Kabupaten Belu)

FAHIK, Trivonia (2021) Pengembangan Wisata Rohani Dan Implikasinya Dalam Pemberdayaan Masyarakat (Studi pada Objek Wisata Rohani, Patung Bunda Maria Segala Bangsa Teluk Gurita Kabupaten Belu). Undergraduate thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (935kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (400kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (438kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (199kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (365kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (422kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (307kB)

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu pemanfaatan sumber daya alam yang dapat bernilai ekonomi tinggi bagi suatu daerah yang mengelola sumber daya alam menjadi suatu tempat wisata yang dapat menarik pengunjung baik dari dalam maupun dari luar negeri, disamping bernilai ekonomi yang tinggi dan mampu menyerap tenaga kerja dan mendorong perkembangan investasi, pariwisata dapat menumbuhkan dan meningkatkan rasa bangga terhadap bangsa sehingga akan tumbuh masyarakat yang lebih peduli terhadap suatu bangsa. Namun pengembangan kawasan obyek wisata belum dilakukan pada beberapa kawasan obyek wisata. Penelitian ini meneliti tentang pengembangan wisata rohani tersebut dalam pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi rencana pengembangan wisata rohani tersebut dalam pemberdayaan masyarakat yang teridentifikasi yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belu yang terdiri dari beberapa indikator-indikator, yakni Atraksi, Akomodasi, Akses, Aktivitas, Amenitas yang akan mencapai suatu tujuan dari beberapa indikator tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Wawancara merupakan salah satu metode pengumpulan data dengan sumber data baik secara langsung maupun tidak langsung.Sumber data yang diperoleh dari ketua bidang destinasi dan masyarakat setempat untuk dijadikan narasumber. Dari hasil penelitian menyimpulkan bahwa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belu menggunakan lima indikator yang dapat menunjang pengembangan pariwisata di daerah tujuan wisata yang menyangkut perencanaan, pelaksanaan pembangunan dan pengembangannya. Adapun beberapa implementasi pengembangan yang teridentifikasi yang dilakukan yakni, (1) Pengembangan yang dilakukan harus terfokus pada satu titik, (2) Keterlibatan semua elemen-elemen yang terkait, (3) Mengidentifikasi secara menyeluruh terhadap obyek yang akan dikembangkan, (4) Melakukan pelatihan-pelatihan baik pemandu wisata, pelaku wisata, dan pengelola wisata, (5) koordinasi yang terus dilakukan kepada pemerintah dan warga sekitar kawasan obyek wisata.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pengembangan Wisatan Rohani, Pemberdayaan, Dan Indikator- Indikator.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: ST.,MM Inggrit Junita Palang Ama
Date Deposited: 06 Jun 2022 04:35
Last Modified: 06 Jun 2022 04:35
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/6011

Actions (login required)

View Item View Item