Etnobotani Tumbuhan Obat Antimalaria Masyarakat Dawan Di Desa Oepuah Utara Biboki Moenleu Timor Tengah Utara

USKONO, Maria Demetriana Winda (2024) Etnobotani Tumbuhan Obat Antimalaria Masyarakat Dawan Di Desa Oepuah Utara Biboki Moenleu Timor Tengah Utara. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (275kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (277kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (238kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (551kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (538kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (214kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA DAN SURAT KETERANGAN HASIL CEK PLAGIASI.pdf

Download (382kB)

Abstract

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit protozoa bersel satu yang disebarkan ke manusia melalui nyamuk anopheles betina. Malaria adalah salah satu penyakit mematikan di dunia khususnya di daerah tropis dan merupakan penyakit endemik, di Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu daerah yang berkontribusi besar dalam kasus malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan bagian tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat anti malaria oleh masyarakat Dawan Desa Oepuah Utara Biboki Moenleu Timor Tengah Utara dan untuk mendeskripsikan cara pengolahan ramuan atau tumbuhan obat oleh masyarakat Dawan Desa Oepuah Utara Biboki Moenleu Timor Tengah Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif . prosedur kerja terdiri dari wawancara: responden yang digunakan sebanyak 40 orang, observasi: dan dokumentasi. Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis etnobotani, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif untuk megukur tingkat pengetahuan dan penggunaan tumbuhan obat antimalaria oleh masyarakat dawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Oepuah Utara mengenal sakit malaria dengan istilah: maputu, bunmol, bubmol, isin moras, isin manas, dan lenok. Jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional sebanyak 20 jenis dan yang paling banyak digunakan tujuh jenis tanaman yaitu secara berturut-turut: kayu ular, Bunga Lavender, Daun Pepaya dan Daun Afrika , Sambiloto, Daun Pare, dan daun Johar. Bagian tanaman yang digunakan berupa kulit batang, daun, akar, biji dan rimpang, sedangkan untuk cara penggunaan yaitu direbus lalu diminum dan dikunyah dan dimakan. Untuk tempat memperoleh tumbuhan di hutan, kebun, dan pekarangan rumah. Simpulan penelitian ini adalah: 20 jenis tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional bagian tumbuhan yang digunakan kulit batang, daun, akar, biji, cara penggunaannya diminum dan di makan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Malaria, Nyamuk Anopheles, tumbuhan obat tradisional, etnobotani .
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QD Chemistry
Q Science > QK Botany
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Program Studi Biologi
Depositing User: S.Si MARIA DEMETRIANA WINDA USKONO
Date Deposited: 22 Apr 2024 00:15
Last Modified: 22 Apr 2024 00:15
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/15939

Actions (login required)

View Item View Item