Media Komunikasi Elektronik Bagi Perkembangan Seksualitas Remaja

HEPAT, Klaudius Adi Bay Riang (2021) Media Komunikasi Elektronik Bagi Perkembangan Seksualitas Remaja. Undergraduate thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK_compressed (1).pdf

Download (667kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (533kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (531kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (531kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (531kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (530kB)

Abstract

Manusia adalah makhluk sosial yang selalu berkomunikasi. Pencarian diri manusia melalui komunikasi menuntutnya untuk menjalin relasi dengan orang lain. Dalam relasi tersebut komunikasi menjadi elemen hakiki dalam hidup bersama. Dan dalam kebersamaan manusia membutuhkan komunikasi sebagai alat untuk mencapai tujuan hidupnya. Teknologi komunikasi merupakan kekuatan sosial baru yang menjadi kebutuhan manusia. Di era sekarang ini teknologi komunikasi mengambil peran penting dalam proses peradaban manusia. Berkat kemajuan sarana komunikasi sosial, dunia sekarang menjadi lebih kecil, menjadi sebuah Global Village (desa dunia), di mana orang dengan mudah berkomunikasi tanpa kontak fisik. Segala proses interaksi dan hubungan sosial yang dulu cukup sulit untuk dilakukan oleh orang-orang yang berjauhan kini sedikit terbantu dengan hadirnya teknologi-teknologi baru hasil cipta manusia, terkhususnya media komunikasi elektronik. Remaja merupakan suatu kelompok massa yang berada di posisi peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Kehidupan remaja merupakan kehidupan yang sangat menentukan bagi kehidupan masa depan mereka selanjutnya. Perkembangan dunia saat ini membuat para remaja menjadi kelompok yang paling banyak bersosial media atau bereksplorasi pada dunia virtual lewat media komunikasi elektronik. Atau dengan kata lain, remaja menjadi penikmat utama perkembangan media elektronik saat ini. Seksualitas merupakan salah satu masalah besar yang hadir saat ini dalam dunia media komunikasi elektronik. Remaja sebagai fase penting dalam penentuan masa depan seseorang diperhadapkan dengan penggunaan media komunikasi elektronik yang di satu sisi memberikan pengaruh positif, tetapi di sisi lain juga memberikan pengaruh yang negatif. Hal ini terlihat jelas dalam realitas kehidupan bermasyarakat, di mana remaja ketika menggunakan media komunikasi elektronik dalam kehidupan bersosial mereka, telah diposisikan untuk menjatuhkan pilhan, ke mana mereka akan menggunakan, mengakses dan mengembangkan aspek biologi, psikologis, emosional dan sosial-budaya mereka. Kemana pun mereka menjatuhkan pilihan, maka itulah jalan yang akan mempengaruhi perkembangan seksualitas mereka. Masa remaja adalah masa transisi ketika setiap orang beranjak remaja, biasanya mulai melepaskan diri dari “keteraturan” rumah. Remaja sering mencoba berbagai hal baru dengan beragam alasan. Terkadang ada yang merasa perlu melakukan sesuatu untuk sayangnya tidak terkendali. Berbicara tentang seksualitas, maka pandangan orang-orang hanya akan tertuju pada ideide atau imajinasi erotis perihal permainan di atas ranjang antara laki-laki dan perempuan, gambar-gambar yang memunculkan gairah seksual, dan video-video atau film yang menampilkan persenggamahan. Selain itu seksualitas juga merupakan suatu hal yang tabu untuk dibicarakan kepada anak-anak atau pun para remaja yang sedang berada pada fase pertumbuhan. Hal ini bertitik tolak dari ketakutan para orang tua atau pun orang dewasa lainnya sebab menganggap mereka belum cukup umur dan bisa salah langkah dalam memahami makna seksualitas di dalam hidup mereka. Media komunikasi elektronik pada dasarnya diciptakan untuk membantu dan memudahkan kerja manusia terutama dalam berkomunikasi dengan orang lain atau kelompok di tempat yang berbeda. Selain itu juga untuk mencari dan menemukan informasi-informasi tentang dunia, sebagai sarana pembelajaran dan lain-lain. Akan tetapi dalam penggunaannya ada yang memanfaatkannya untuk hal-hal yang baik, tetapi ada juga yang malah memanfaatkan media komunikasi elektronik demi hal-hal yang buruk. Media komunikasi elektronik punya pengaruh yang bersifat positif dan juga negatif. Sekarang yang dibutuhkan adalah kepentingan dari si pengguna.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Filsafat > Program Studi Ilmu Filsafat
Depositing User: S.Kom Sela Mikado
Date Deposited: 29 Jun 2022 03:06
Last Modified: 29 Jun 2022 03:06
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/5816

Actions (login required)

View Item View Item